Jelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cetak Kotak Suara Tahun 2013 Dilelang Rp 5 M

2013-06-21 07:00:28

KPU Makassar, Indofakta Online –

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar mulai menyiapkan logistik pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, 18 September 2013. Penyiapan logistik sedang ditender. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 5 miliar khusus cetak surat suara.

Logistik yang sedang disiapkan terdiri dua paket. Paket pertama, terdiri alat kelengkapan pemungutan suara KPPS, PPS, PPK, dan KPU. Paket kedua, terdiri surat suara, kartu pemilih, undangan, dan sampul pemilihan wali kota dan wakil wali kota.

Hal tersebut terungkap pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kota Makassar, Rabu (19/6). Dalam pengumuman tersebut terungkap bahwa besaran biaya pencetakan alat kelengkapan surat suara Rp 993,45 juta. 

Sementara biaya pencetakan surat suara, kartu pemilih, undangan dan sampul suara sebesar Rp 5,04 miliar.

Komisioner KPU Kota Makassar, Armin mengatakan, biaya pencetakan ini berasal dari hibah Pemkot Makassar senilai Rp 40 miliar. Armin mengatakan, biaya percetakan tersebut sudah sesuai dengan standar harga pasar.

"Pencetakannya akan berlangsung Agustus setelah pengundian nomor urut sekitar 25 Juli atau 26 Juli mendatang," kata Armin, Rabu hari ini.

KPU akan meluncurkan daftar pemilih tetap dan tempat pemungutan suara di Hotel Singgasana, Makassar, Sabtu (22/6).

Pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan diikuti 10 pasangan calon. Mereka adalah Mohammad Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal, St Muhyina Muin-Syaiful Saleh, Supomo Guntur-Kadir Halid, Rusdin Abdullah-Idris Patarai, Erwin Kallo-Hasbi Abdullah, Adil Patu-Isradi Zainal, Irman Yasin Limpo-Busra Abdullah, Herman-Handoko-Abd Latif Bafadal, Tamsil Linrung-Das'ad Latif, dan Apiaty Kamaluddin-Zulkifli Gani Ottoh.***(Rus)

 

Berita Sebelumnya

Berita Selanjutnya



Share:     Share on Google+
Idul Fitri