Waka Polda Sulsel Pimpin Pembukaan Pendidikan Brigadir di SPN Batua Makassar

2013-06-03 18:54:26

MAKASSAR, Indofakta Online –

Pembukaan pendidikan pembentukan Brigadir Polri Tahun Anggaran 2013 di SPN Batua Makassar, Waka Polda Sulselbar  Brigjen Pol. Sahrur Mamma, bertempat di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua  Makassar, Senin (3/6/13), membuka secara resmi  pendidikan pembentukan Brigadir Polri Tahun Anggaran 2013. Jumlah siswa yang mengikuti pendidikan pembentukan Brigadir Polri Tahun Anggaran 2013  di SPN Batua  ini sebanyak 1252 orang dengan pendidikan selama tujuh bulan.

Kapolri Jenderal Polisi. Drs. Timur Pradopo dalam sambutannya yang disampaikan Waka Polda Sulselbar, Brigjen Pol. Sahrul Mamma pada upacara pembukaan pendidikan tersebut mengatakan bahwa, pembukaan pendidikan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Pusdik Polri ini, merupakan momentum penting guna mengawali sebuah proses pendidikan pembentukan Brigadir dan Tamtama Polri. Hal ini sebagai realisasi Rapim Polri tahun 2013, yang telah merekomendasikan adanya penambahan kekuatan personil Polri pada tahun 2013 dengan jumlah 20.000 personil, guna mewujudkan rasio kecukupan personil Polri yang semakin ideal sebagaimana harapan kita semua.

Adapun tujuan dari penambahan penerimaan personil ini, lanjut Kapolri adalah untuk menyiapkan kekuatan dan kemampuan kita dalam rangka menyongsong dinamika tugas ke depan, serta mewujudkan postur Polri dalam rangka pemilu  Tahun 2014.

Terwujudnya organisasi Polri yang semakin profesional dan mampu menghadapi tantangan tugas yang lebih berat dan kompleks, seiring dengan kemajuan iptek dan perkembangan global dewasa ini. Berbagai kemajuan tersebut, di satu sisi memang telah membawa manfaat positif berupa kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya, namun di sisi lain telah menimbulkan dampak negatif berupa meningkatnya intensitas permasalahan kamtibmas yang perlu segera kita antisipasi.

Waka Polda Sulselbar, Brigjen Pol. Sahrul Mamma yang kami temui seusai memimpin upacara pembukaan pendidikan brigadir, menambahkan “Hal ini merupakan upaya pemenuhan kebutuhan personil Polri sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan menambah kekuatan dalam menjalankan tugas pokok Polri dalam melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai tulang punggung  pelaksanaan tugas-tugas Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seorang brigadir Polri harus mampu mempertahankan dan meningkatkan reputasi serta citra polisi di masyarakat.

Menurutnya, program pendidikan pembentukan Brigadir Polri ini merupakan sebuah proses transformasi berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan serta nilai - nilai etika profesi kepolisian kepada para siswa, sehingga dapat menghasilkan Brigadir Polri yang berkualitas dan memiliki cara pandang, cara berfikir serta cara bertindak yang profesional dalam rangka mewujudkan pengabdian diri di tengah - tengah masyarakat.

“Kita pahami bahwa Brigadir Polri merupakan tulang punggung  pelaksanaan tugas Polri, mengingat 80 persen dari jumlah total personil Polri adalah para Brigadir Polri yang melaksanakan tugas langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dengan demikian pandangan masyarakat akan reputasi dan citra Polri sering terwakili oleh perilaku para brigadir ini. Itu sebabnya, peningkatan kualitas para siswa, baik integritas maupun kompetensi harus terus dilakukan melalui pendidikan Polri," Ujarnya.

Dikatakan, hal itu perlu, karena proses pembenahan melalui pendidikan tidak akan berjalan dengan baik dan efektif bilamana tidak didukung oleh semua pihak yang berkompeten, sehingga diperlukan kesadaran dan kebersamaan semua komponen Polri untuk ikut bertanggung jawab terhadap proses ini. “Esensi dari reformasi birokrasi adalah perubahan kultur dalam seluruh aspek penugasan Polri untuk meningkatkan kualitas kinerjanya di tengah - tengah masyarakat. Cara pandang para siswa harus dibentuk, sehingga tercipta kultur Polri yang ideal, sesuai dengan komitmen program revitalisasi Polri,” pungkasnya.***(Hidayat)


 

Berita Sebelumnya

Berita Selanjutnya



Share:     Share on Google+
Idul Fitri