Jabar -- Pemerintah Provinsi Jabar, melalui Dinas Pendidikan, terus konsisten menjadikan sekolah menengah dalam hal ini, SMK terus meningkatkan kualitasnya.
Baca juga: Legislatif Jabar Ingatkan Fungsi Pendidikan Politik Untuk Siswa SMAKualitas yang dibangun itu, direalisasikan dari berbagai aspek mulai dari pembinaan kompetensi peserta didik dalam hal ini siswa, kurikulum hingga dukungan sarana dan prasarana.
Baca juga: Fadli Zon Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan UNAS: “Budaya Adalah Fondasi Peradaban”" seluruh dukungan serta Fasilitasi ini diharapkan dapat menghadirkan sumber daya manusia dalam hal itu lulusan SMK, dimana para lulusan ini diharapkan dapat merespon perkembangan jaman setidaknya untuk 5 tahun mendatang ' ungkap Kabid Pembinaan SMK Disdik Jabar, Edi Purwanto, dalam keterangannya kepada indofakta, di sela-sela, kegiatan di Sabuga, Kota Bandung (2/10).Edi, dalam keterangannya mengatakan sangatlah realistis jika pemerintah memberikan Fasilitasi secara maksimal untuk pendidikan di SMK. Pasalnya di Jabar, jumlah SMK sangat banyak.
Baca juga: Progres Pembangunan SMA Negeri 20 Kota Bekasi Ditinjau Legislatif Jabar" kondisi eksisting SMK, di Jabar, saat ini jumlah SMK Negeri sebanyak 288 sekolah dan swasta sebanyak 2.600 sekolah" kata Edi .
Baca juga: Berkat Investasi Masuk Karawang, Lapangan Kerja Kian TerbukaEdi, dalam keterangannya mengatakan dalam beberapa kegiatan, seperti bazar pihak Disdik Jabar, memberikan ruang kepada sekolah dan sukses untuk mempromosikan produk unggulan tentunya dari karya para siswa di sekolah dari berbagai jurusan.Hal ini, dimaksudkan agar siswa SMK dapat merespon tuntutan jaman. Siswa SMK, saat ini, harus mempunyai kemampuan dalam kewirausahaan." jika hal ini dapat direalisasikan lulusan SMK selain dapat terserap di i sektor formal juga dapat diserap di sektor non formal yaitu dengan kegiatan wirausaha" kata Edi.Edi, dalam keterangannya mengatakan perluasan lapangan kerja di sektor formal dan non formal lulusan SMK , tentunya ini menjadi faktor keberhasilan dari dunia pendidikan untuk mengurangi angka pengangguran.(Nur)
Bagikan: