SAMOSIR – Rencana pembangunan Tugu Raja Sitempang menjadi salah satu agenda utama dalam rapat kerja DPP Punguan Pomparan Raja Sitempang Indonesia bersama perwakilan keturunan Raja Sitempang di Kabupaten Samosir, Rabu (12/8/2026).
Baca juga: Tingkatkan Produksi Pertanian, Kepala BPBD Simalungun Tinjau Dua Bendung yang Rusak Akibat Bencana Banjir di Kecamatan Ujung PadangRapat yang digelar di Gedung Aula A.E. Manihuruk, Lumban Suhi, Kecamatan Pangururan, tersebut dihadiri pengurus DPP Raja Sitempang Indonesia bersama DPP Sitanggang, DPP Simanihuruk dan DPP Sidauruk. Pertemuan membahas berbagai persiapan pembangunan tugu yang diharapkan menjadi simbol persatuan dan identitas keturunan Raja Sitempang.
Baca juga: Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi, Pemkab Simalungun Gelar GPM Serentak di Empat KecamatanDalam pembahasan, terdapat dua lokasi yang menjadi pilihan untuk pembangunan tugu, yakni Paromasan dan Sopang Buhit. Kedua lokasi tersebut selanjutnya akan dikaji lebih lanjut sebelum ditetapkan sebagai lokasi pembangunan.
Baca juga: Bupati Samosir Wujudkan Pembangunan Jaringan Listrik Desa Hasinggaan Ditargetkan Rampung Sebelum NatalDPP Raja Sitempang melakukan survei langsung terhadap kedua lahan tersebut. Sejumlah aspek menjadi pertimbangan, termasuk kondisi dan kelayakan lahan, aksesibilitas, serta pertimbangan lainnya yang berkaitan dengan pembangunan dan keberadaan tugu ke depan.Rencana pembangunan Tugu Raja Sitempang juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarketurunan Raja Sitempang yang terdiri dari sohe Sitanggang, Sigalingging, Simanihuruk dan Sidauruk.
Baca juga: Bupati Samosir Sampaikan Nota Pengantar P-KUA dan P-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Bertambah Rp. 71 Miliar LebihKetua DPP Raja Sitempang, Muller Sitanggang, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh keturunan Raja Sitempang dalam mewujudkan rencana tersebut. Pembangunan tugu tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fisik, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga sejarah, identitas dan persatuan pomparan Raja Sitempang.Dalam rapat tersebut, sekaligus dilakukan pemilihan Ketua DPD Punguan Pomparan Raja Sitempang Indonesia Kabupaten Samosir. Riscat Sitanggang akhirnya ditetapkan sebagai ketua setelah Fernando Sitanggang mengundurkan diri dari pencalonan dan memberikan kesempatan kepada Riscat berdasarkan pertimbangan tutur adat.Muller berpesan agar kepengurusan DPD Samosir di bawah Riscat Sitanggang mampu merangkul seluruh keturunan Raja Sitempang. Kekompakan dinilai menjadi modal penting untuk merealisasikan berbagai program, termasuk pembangunan tugu.Riscat Sitanggang sendiri berharap dukungan seluruh keturunan Raja Sitempang di Samosir untuk menjaga kebersamaan dan turut berkontribusi dalam membesarkan punguan.Rapat tersebut dihadiri berbagai utusan sohe Raja Sitempang dari sejumlah wilayah di Kabupaten Samosir. Seluruh perwakilan diharapkan dapat bersama-sama memberikan masukan sehingga rencana pembangunan Tugu Raja Sitempang dapat diwujudkan dengan baik dan menjadi simbol persatuan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.(Jst)
Bagikan: