12 Feb, 2026

Klarifikasi Legislatif Jabar Program Panca Waluya Sudah Sesuai Prosedur

Indofakta.com, 2025-05-19 19:40:36 WIB

Bagikan:

Bandung -- Program pembinaan siswa di barak militer dengan sasaran siswa berkebutuhan khusus merupakan program pendidikan yang muncul di era Gubernur Dedi Mulyadi.

Baca juga: Legislatif Jabar Apresiasi Gerak Cepat Pemprov Tangani Pasien PBI Tercoret

Program tersebut telah berjalan beberapa pekan lalu. Namun dalam perjalanan dari kegiatan tersebut menuai pro kontra dari berbagai pihak.

Baca juga: Legislatif Jabar Sampaikan Selamat HPN Buat Insan Pers

Ada juga pihak _ pihak yang mempertanyakan legalitas dari program tersebut terutama dari legalitas penggunaan anggaran.

Baca juga: Sentra Kuliner Ikan Di Kabupaten Garut Butuh Pembinaan

Sehubungan dengan hal itu jajaran Komisi V menggelar rapat dengan Dinas Pendidikan Jabar, Senin (19/5) di Kantor DPRD Jabar.

Baca juga: Program MBG Di Tahun 2026 Kembali Tunjukkan Kemajuan

Dalam raker tersebut, terungkap program pembinaan anak berperilaku khusus di barak militer yang disebut dengan program Pancawaluya sudah sesuai prosedur di berbagai aspek.

Hal ini, diungkapkan Anggotanya Komisi V DPRD Jabar, Hasbullah Rahmad dalam jketerangannya kepada media, usai raker


Hasbullah, dalam keterangannya mengatakan dari hssil pertemuan terungkap pada tahun  2024, di Dinas Pendidikan Jabar sudah diluncurkan pendidikan karakter Jabar masagi .

Program tersebut, selanjutnya dengan kebijakan efisiensi anggay program itu diubah namanya menjadi program pendidikan Pancawaluya.

Pada program pendidikan Pancawaluya, Kurikulum itu sudah disiapkan. Pada teknis pelaksanaannya, pola itu dititipkan di tempat militer.

"melalui pembelajaran tersebut diarapkan dapat menyelesaikan Persoalan pendidikan untuk jangka pendek, yaitu untuk mengatasi persoalan-persoalan kenalan remaja " kata Hasbullah.

Hasbullah, dalam keterangannya mengatakan Disdik Jabar atas penyelenggaraan program pendidikan Pancawaluya diminta membuat kajian dengan target sasaran untuk jangka panjang.

Opsi untuk kepentingan jangka panjang, bisa saja dibuat sekolah khusus seperti SMA taruna yang sudah didirikan di Kota Cimahi.

Alasan perlunya sekolah khusus itu untuk mengantisipasi munculnya kenakalan remaja pada usia sekolah SMP.

Hasbullah, dalam keterangannya mengatakan berkenaan dengan anggaran yang digunakan untuk pendidikan siswa di barak itu sudah clear itu dialokasikan pada kegiatan pendidikan karakter Jabar masagi yang diubah menjadi program Pancawaluya dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 5,8 miliar.

Kendati nama program itu berubah, dari target program itu sama karena  disiapkan untuk membina siswa 
disiplin, berkarakter dan mempunyai Budi pekerti, tutup Hasbullah.(Adv)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online