Kota Bekasi -- Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, M Faizin, berharap pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi bisa terus berlanjut agar bantuan tersebut bisa disalurkan secara merata ke seluruh warga terdampak banjir.
Baca juga: DPRD Jawa Barat Dorong KPID Jabar Tingkatkan Program Literasi MediaPasalnya, masih terdapat sekitar 80 warga terdampak banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi yang membutuhkan rumah panggung tersebut. Pada tahun ini, baru 10 unit rumah panggung yang dibangun di kawasan tersebut. Sementara tahun sebelumnya, baru sekitar 8 unit rumah panggung yang sudah dibangun.
Baca juga: Pandangan Umum Fraksi PSI Terkait Raperda Perubahan APBD 2026 dan Raperda APBD 2027“Kami berharap program ini bisa terus dikembangkan agar seluruh warga terdampak banjir dapat merasakan solusi yang sama. Sehingga dampak banjir bisa diminimalisir secara signifikan,” kata M Faizin usai meninjau langsung progres pembangunan rumah panggung di kawasan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi, Selasa (5/5/2026).Faizin, dalam keterangannya mengatakan mengingat masih banyak warga terdampak banjir yang belum mendapatkan bantuan rumah panggung, pihaknya berharap program ini terus mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jabar.
Baca juga: Evaluasi Pengawasan Pemerintahan Kebutuhan Dasar Masyarakat Harus DituntaskanKawasan tersebut merupakan wilayah yang hampir setiap tahun dilanda banjir. Kondisi ini membuat masyarakat membutuhkan solusi hunian yang lebih aman dan adaptif terhadap bencana.
Baca juga: Pandangan Umum Fraksi PKS Terkait Raperda Perubahan APBD 2026 dan Raperda APBD 2027“Daerah ini langganan banjir setiap tahun, dengan konsep rumah panggung ini diharapkan warga tetap aman meskipun air menggenangi bagian bawah rumah,” kata Faizin.Program rumah panggung ini, sambung Faizin merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Provinsi Jabar sebagai solusi konkret bagi masyarakat terdampak banjir. Melalui anggaran sekitar Rp125 juta perunit, pembangunan rumah tidak hanya memperhatikan aspek keamanan, tetapi juga kenyamanan penghuni.Rumah panggung yang dibangun memiliki desain yang lebih terbuka pada bagian bawah. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang tambahan. Selain itu, struktur bangunan menggunakan material beton pracetak dengan standar nasional (SNI), yang dinilai kuat dan layak huni.“Proses pemasangan struktur utama bahkan bisa dilakukan hanya dalam dua hari, dan secara keseluruhan pembangunan selesai dalam waktu sekitar empat bulan hingga siap dihuni,” tutup Faizin(adv)
Bagikan: