Samosir --- Pemerintah Kabupaten Samosir optimis menjadi sentra bawang putih. Upaya itu ditandai dengan kunjungan lapangan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama tim Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, BRIN serta Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II ke Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Kabupaten Samosir, Selasa (5/4/2026).
Baca juga: Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Di Kabupaten Samosir, Wabup Samosir Ajak Seluruh Elemen Lindungi dan Wujudkan Masa Depan AnakKunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kesiapan infrastruktur irigasi dan lahan tanam yang akan digunakan dalam pengembangan budidaya bawang putih di Samosir. Peninjauan dilakukan pada sejumlah titik yang diproyeksikan menjadi sumber air. Pemerintah juga akan melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk kajian teknis, serta dukungan PLN guna penyediaan listrik bagi pompa air. Selain itu, pembangunan jembatan di kawasan KPT juga masuk dalam rencana pengembangan.
Baca juga: Wali Kota Wesly Diwakili Staf Ahli Hamdani Buka Forum Komunikasi Peningkatan Kualitas SDM BKMT Berdasarkan kondisi geografisnya, Kabupaten Samosir dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan komoditas bawang putih. Dengan sinergitas bersama Pemerintah Pusat ditargetkan penanaman bawang putih secara bertahap di lahan seluas 320 hektare. Dari total luasan tersebut, sekitar 20 hektare telah ditanami bersama kelompok tani di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo. Sementara 300 hektare sisanya akan dikembangkan di kawasan KPT yang berada di Hariara Pintu.
Baca juga: Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42. Wabup Samosir Ajak Seluruh Elemen Lindungi dan Wujudkan Masa Depan AnakAsisten Deputi Kemenko Pangan, M. Saleh mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap rencana menjadikan Samosir sebagai sentra bawang putih nasional.“Sebagai tindak lanjut, target kami pada akhir bulan Mei akan ditanam sebanyak 5 hektare. Kita harus konkret,” ujar Saleh.
Baca juga: Anggaran 27,85 M digelontorkan, Sinergitas Pemkab Samosir dan Pemprov Sumut Berlanjut, Peningkatan Ruas Jalan Gonting–Janji Sepanjang 5 Km DimulaiIa menambahkan, keberhasilan program itu membutuhkan kesiapan petani dan kelompok tani melalui pendampingan intensif dan penyuluhan berkelanjutan. Pemerintah menargetkan produktivitas bawang putih mencapai 20 ton per hektare.“Kajian sudah dilakukan untuk mencari titik-titik air. Didukung BBWS dan PLN dan sektor lainnya, Saya optimistis, Samosir lebih siap. Saya lihat lahannya lebih rata dan subur,” katanya.Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan Pemerintah Kabupaten Samosir siap melengkapi seluruh kebutuhan pendukung agar program tersebut berjalan sesuai rencana. Menurut Vandiko, pengembangan sentra bawang putih juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kemandirian ekonomi berbasis potensi daerah.“Kami siap dan mohon tetap didampingi untuk mewujudkan swasembada bawang putih. Ini juga menjadi komitmen kami dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan,” ujar Vandiko.Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Marwansyah, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional Budi Kartina, Perwakilan Kementan RI Risda Sinaga, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Kepala BPKAD Melva Siboro, Plt Kadis PU Rudimanto Limbong serta Camat Harian Hartopo Manik.(Harianto Girsang)
Bagikan: