Bandung -- Biro Kesra Setda Jabar, Kamis (4/12) bertempat di Gedung Pusdai menggelar pertemuan dengan para guru serta pengurus PKK Se-Bandung Raya .
Baca juga: Ini Tanggapan Legislatif Jabar Atas LKPJ Gubernur Jabar Tahun 2025Pertemuan tersebut,dikemas dalam kegiatan diseminasi kebijakan Germas Hidup Sehat dengan penguatan implementasi Sekolah Madrasah sehat dan permukiman sehat melalui 5 PILAR STBM
Baca juga: DPRD Dorong Optimalisasi Pajak dan Retribusi DaerahKaro Kesra Setda Jabar yang diwakili Analis Kebijakan Ahli Muda, Muftia dalam pembukaan tersebut mengungkapkan
transformasi kesehatan yang berbasis siklus hidup perlu di dukung oleh sinkronisasi kebijakan .Kegiatan tersebut, perlu dilakukan secara masif progresif mendeminssi filosofi pembangunan berwawasan kesehatan
Baca juga: Legislatif Jabar Ingatkan Penguatan Fiskal DaerahKesehatan, ungkap Muftia merupakan muara dari sistem dan kesehatan adalah hulu dari sistem.
Baca juga: Program Gentengisasi Tantangan Industri Lokal Di JabarPertemuan ini, merupakan upaya membangun masyarakat dengan ditempatkan sebagai pelaku pembangunan melalui peran kader Pokja IV PKK dan kader Posyandu serta Pembina UKSM yang merupakan modal sosial.Peran mereka,
sangat strategis untuk membangun gerakan bersama membangun kesadaran untuk secara Pentahelix untuk melakukan proses berkelanjutan dan berjalan dinamis untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakatMuftia, dalam keterangannya mengatakan angka analisa situasi penyakit di Jabar menjadi Evidence based agar kita bisa merumuskan trategi implementasi kebijakan Germas melalui 5 PILAR STBM dan penyelenggaraan UKSM di
masyarakat dan di masyarakat yang berada di satuan pendidikan perlu diedukasi melalui gerakan untuk meningkatkan literasi kesehatan , Ikhtiar promosi kesehatan dan upaya pencegahan penyakit, ujar Muftia.(Nr)
Bagikan: