9 May, 2026

Ibu yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Dalam Perut Ular Piton

Indofakta.com, 2024-06-09 12:36:55 WIB

Bagikan:

Kalempang -- Seorang wanita ditemukan tewas di dalam perut seekor ular piton setelah ular tersebut menelan seluruh tubuhnya di sulawesi selatan, seorang saksi mata mengatakan pada hari Sabtu (08/06).

Baca juga: Pangdam I/BB Tinjau Yonif TP 907/Dewa Shahdan, Pastikan Kesiapan Satuan

Kejadian ini menandai setidaknya orang kelima yang dimangsa ular piton di indonesia sejak tahun 2017.

Baca juga: Pangdam I/Bukit Barisan Tinjau Yonif 956/SBA di Labuhanbatu, Tekankan Profesionalisme Prajurit.

Farida, seorang ibu berusia 45 tahun dan penduduk desa Kalempang di provinsi Sulawesi Selatan, ditemukan pada hari Jumat (08/06) di dalam perut ular piton yang berukuran sekitar lima meter (16 kaki).

Baca juga: Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda

Ibu dari empat anak ini dilaporkan hilang sejak Kamis malam (07/06) dan tidak kembali ke rumah, sehingga memicu upaya pencarian, kata kepala desa, Suardi, kepada media.

Baca juga: Kirab Hingga Karnaval Budaya Ramaikan Peringatan Hari Tatar Sunda

Suaminya menemukan barang-barangnya yang membuatnya curiga. Penduduk desa kemudian mencari di daerah tersebut. Mereka melihat seekor ular piton dengan perut yang besar, kata Suardi.

"Mereka lalu sepakat untuk membelah perut ular piton tersebut. Begitu mereka membelah perut ular itu, kepala Farida langsung terlihat."

Farida ditemukan dengan pakaian lengkap di dalam perut ular.

Kasus manusia yang dimangsa ular piton sangat jarang terjadi, namun beberapa orang di Indonesia telah meninggal dalam beberapa tahun terakhir akibat dimangsa oleh ular piton.

Tahun lalu, warga di Kabupaten Tinanggea, Sulawesi Tenggara, membunuh seekor ular piton sepanjang delapan meter yang ditemukan mencekik dan memangsa salah satu petani di sebuah desa.

Pada tahun 2022, seorang wanita di provinsi Jambi, Indonesia, tewas ditelan utuh oleh ular piton, menurut laporan media yang mengutip media lokal.

Pada tahun 2018, seorang wanita ditemukan tewas di dalam perut ular piton sepanjang tujuh meter di kota Muna, Sulawesi Tenggara. Para pejabat mengatakan bahwa korban dinyatakan hilang ketika sedang memeriksa kebun sayur di dekat desanya.

Pada tahun 2017, seorang petani di Sulawesi Barat hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan dimakan hidup-hidup oleh ular piton sepanjang empat meter di perkebunan kelapa sawit. Sebuah video berdurasi enam menit yang diperoleh media menunjukkan penduduk desa membelah bangkai ular piton tersebut untuk memperlihatkan kaki dan tubuh korban yang bernama Akbar. Penduduk desa mengatakan bahwa korban kemungkinan disergap dari belakang.

Ular piton retikulata adalah ular terpanjang di dunia, menurut Museum Sejarah Alam London. Ular ini berasal dari Asia Selatan dan dapat tumbuh hingga mencapai panjang lebih dari 20 kaki.

Ular piton retikukata terpanjang yang pernah ditemukan di alam liar ditemukan pada tahun 1912, menurut museum tersebut, dengan panjang hampir 33 kaki, "lebih dari setengah panjang lintasan boling dan membuat ular ini lebih panjang dari tinggi jerapah."

Kebun Binatang Atlanta, yang menampung ular piton retikulata, mengatakan bahwa ular-ular ini "memiliki reputasi sebagai ular yang agresif."

Ular-ular ini kadang-kadang dipelihara sebagai hewan peliharaan di AS.

Tahun lalu, seekor ular piton retikukalat sepanjang 14 kaki ditemukan mati di pinggir jalan di Long Island, sehingga mendorong pencarian pemiliknya.

Pada tahun 2022, seekor ular piton retikulata albino sepanjang 16 kaki yang merayap di lingkungan Texas selama berbulan-bulan akhirnya berhasil diselamatkan dan dikembalikan kepada pemiliknya. (Dirto)

Sumber:https://www.cbsnews.com/news/python-swallows-woman-whole-indonesia/

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online