7 May, 2026

Disdikpora dan PGRI Samosir Salurkan Rp42 Juta untuk Korban Kebakaran di Dosroha Simanindo

Indofakta.com, 2026-05-07 17:29:46 WIB

Bagikan:

Samosir -- Kabupaten Samosir kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran di Huta Lumban Rango, Dusun III, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo. Kali ini, keluarga besar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) bersama PGRI Kabupaten Samosir menyerahkan bantuan spontanitas senilai Rp42 juta kepada para korban kebakaran, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Dorong Tertib Administrasi Pendirian Bangunan, Pemkab Samosir Gelar Sosialisasi PBG

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Kepala Disdikpora Samosir, Jonson Gultom, didampingi Ketua PGRI Kabupaten Samosir, Rianto Naibaho, bersama jajaran dinas dan pengurus PGRI.

Baca juga: Pemkab Simalungun Resmi Berangkatkan Jamaah Calhaj Menuju Tanah Suci Tahun 2026

Musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 13.53 WIB lalu menghanguskan tiga unit rumah adat Batak milik keluarga Karmidin Manik, Lince br Sinaga, dan Peran Manihuruk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun seluruh harta benda korban, termasuk dokumen penting, pakaian, dan perlengkapan sekolah ikut terbakar. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Baca juga: Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih Kunjungi RRABK di Semarak Hari Posyandu Nasional 2026

Dari total bantuan yang dikumpulkan secara spontanitas oleh jajaran Disdikpora, sebesar Rp30 juta diberikan kepada keluarga K. Manik yang masih memiliki tanggungan pendidikan, yakni satu anak kuliah, satu anak SMA, satu anak SMP, dan satu anak SD. Sementara itu, korban lainnya juga menerima sebesar Rp8 juta dan Rp4 juta bantuan untuk satu korban diserahkan melalui warga setempat karena pemilik rumah berada di luar Kabupaten Samosir.

Baca juga: Muscab II PJS Simalungun 2026, Berjalan Sukses, Tumbur Panjaitan Kembali Terpilih Secara Aklamasi

Kunjungan tersebut turut didampingi Sekretaris Dinas Ronal Sinaga, Kabid SD Jauraja Sabinus Sidauruk, Kasubbag Umum Kepegawaian dan Keuangan Irawaty Sitanggang, Ketua K3S Kecamatan Pangururan sekaligus pengurus PGRI Pardi Sitanggang, Ketua K3S Kecamatan Simanindo Nurbetty Sitanggang, serta Antonius J. Siahaan selaku Kepala Sekolah SDN 28 Parlondut dan pengurus PGRI.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Ronal Sinaga, menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana yang dialami keluarga kami yang sedang mengalami musibah beberapa waktu lalu,” ujar Ronal.

Hal senada juga disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Samosir, Rianto Naibaho. Ia mengatakan para guru di Kabupaten Samosir turut merasakan kesedihan yang dialami para korban.

“Kami atas nama PGRI dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga datang menunjukkan bahwa kami juga turut merasakan apa yang dirasakan saudara kami atas kejadian beberapa waktu lalu. Kami hanya memberi semangat, namun penghiburan yang sesungguhnya hanya dari Tuhan,” kata Rianto.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Samosir, Jonson Gultom, mengingatkan agar musibah tersebut tidak mematahkan semangat keluarga korban, terutama anak-anak yang masih menempuh pendidikan.

“Setiap manusia diberikan Tuhan cobaan, tapi jangan sampai cobaan itu melemahkan iman kita terhadap Tuhan,” kata Jonson.

Ia juga memastikan bahwa Disdikpora siap membantu pengurusan kembali dokumen pendidikan para siswa yang ikut hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

“Kami mewakili seluruh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir, walaupun hanya utusan yang datang, kiranya kehadiran kami berkenan bagi bapak ibu korban untuk memberikan dukungan dan doa atas kejadian yang menimpa bapak ibu beberapa waktu lalu,” tambahnya.

Kepala Desa Dosroha, Agustinus Sijabat, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia mengatakan pihak desa juga sedang menggalang bantuan spontanitas dari masyarakat untuk membantu para korban bangkit kembali.

Mewakili keluarga korban,  mengaku terharu atas perhatian yang diberikan berbagai pihak. Menurutnya, dukungan moral dan bantuan yang datang memberikan semangat baru bagi keluarga korban untuk kembali melanjutkan kehidupan, termasuk pendidikan anak-anak mereka.(Jst)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online