Samosir -- Kepala Desa Sianting Anting, Nimrot Sitanggang (53), ditemukan meninggal dunia usai diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Simanindo, Desa Sianting Anting, Dusun I, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Baca juga: Rapat Paripurna DPRD Peringati Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar, Wesly Sampaikan Siantar Rumah KitaPeristiwa tragis itu terjadi di dekat simpang gudang alat berat Dinas PU, tepat di persimpangan rumah korban. Saat kejadian, korban diketahui tengah dalam perjalanan pulang dari warung menuju rumahnya dengan mengendarai sepeda motor.
Baca juga: Wali Kota Wesly Bersama Forkopimda Ziarah ke Jorat Raja Siantar Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga ditabrak mobil jenis pickup L300 yang melaju dari arah yang sama. Dari pantauan CCTV milik warga, terlihat sebuah kendaraan pickup dengan knalpot bersuara blong (racing) dan roda berwarna putih abu-abu melaju kencang ke arah Pangururan. Usai kejadian, kendaraan tersebut langsung melarikan diri dari lokasi.
Baca juga: Wali Kota Wesly Bersama Ribuan Masyarakat Saksikan Puncak Konser Hari Jadi ke-155 Kota PematangsiantarMenanggapi peristiwa tersebut, pihak kepolisian membenarkan bahwa kasus tersebut tengah ditangani.Kasi Humas Polres Samosir, AKP R. Simarmata, menyampaikan bahwa penanganan perkara sudah dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Samosir.
Baca juga: Wali Kota Wesly dan Ny Liswati Ikuti Perayaan Paskah Keluarga Besar Silalahi Raja, Boru, Bere, Ibebere Kota Pematangsiantar“Kejadian laka tersebut telah ditangani oleh Lantas Polres Samosir,” ujarnya.Ia juga menjelaskan bahwa dari hasil petunjuk rekaman CCTV, memang terlihat adanya kendaraan jenis L300, namun identifikasinya masih belum jelas.“Dari hasil petunjuk CCTV adanya mobil L300, namun identifikasinya masih samar atau kabur,” tambahnya.Lebih lanjut, pihak kepolisian saat ini masih terus meningkatkan penyelidikan guna mengungkap pelaku tabrak lari tersebut.“Penyelidikan masih ditingkatkan untuk mencari petunjuk baru atau saksi yang lebih mengetahui kejadian tersebut,” tutupnya.Hingga saat ini, polisi masih mengimbau masyarakat yang mengetahui atau melihat kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.(Jst)
Bagikan: