Bandung Barat -- Anggota DPRD Jabar di masing-masing Daerah Pemilihan ( Dapil) mempunyai beberapa kegiatan. Salah satunya Pendidikan Demokrasi.
Baca juga: Pemprov Jabar Dorong Penguatan Kompetensi Psikolog Klinis untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan JiwaKegiatan tersebut mempunyai peran penting, terutama berkenaan dengan penguatan pendidikan untuk masyarakat.
Baca juga: Pengawasan DPRD Jabar Kabupaten Majalengka Butuhkan Penguatan Pembangunan DesaHal demikian, diungkapkan Anggota Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Provinsi Jawa Barat, Tati Supriati Irwan,S.Sos, dalam keterangannya kepada indofakta, baru-baru ini.
Baca juga: Nyalakan Semangat Gotong Royong, Kang Ulung Ajak RT-RW Baru di Ciseureuh Bawa Perubahan PositifPendidikan demokrasi ungkap Tati dalam beberapa kegiatan di beberapa desa, sasarannya kalangan pemuda dan pelajar dan masyarakat umum lainnya.
Baca juga: Jalan Desa Di KBB Butuh PerhatianKegiatan tersebut mempunyai peran penting. Salah satunya untuk
menanamkan pengetahuan Demokrasi kepada masyarakat secara luas .Tati, dalam keterangannya mengatakan melalui pendidikan demokrasi juga dapat meningkatkan kesadaran berpolitik serta meningkatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara dalam sistem demokrasi Indonesia.
Pada kegiatan pendidikan demokrasi, hal yang disampaikan diantaranya demokrasi bukan sekadar mekanisme pemilihan umum, melainkan sebuah proses berkelanjutan yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi Z dan milenial.
Pendidikan demokrasi sekolah merupakan proses terstruktur yang bertujuan untuk menanamkan demokrasi kepada siswa .Hal tersebut , mencakup penerapan prinsip keadilan, persamaan hak, dan partisipasi, dengan sekolah berfungsi sebagai laboratorium praktis untuk kehidupan demokratis, di mana siswa didorong untuk berpikir kritis dan menyampaikan pendapat.Tati, dalam keterangannya mengatakan melalui pendidikan demokrasi legislatif Jabar mendorong para peserta untuk tidak hanya menjadi objek dalam pembangunan, tetapi harus berani mengambil peran sebagai subjek utama dalam proses politik dan pengambilan keputusan.Anggota dewan hadir untuk mengedukasi, menginspirasi, dan membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya peran mereka bagi masa depan bangsa,Kegiatan ini juga, menjadi ruang pembelajaran nilai-nilai demokrasi yang harus diterapkan sejak dini seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan.Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, sebagai representasi suara rakyat, memiliki peran sentral dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah."Salah satu tugas dan tanggung jawab utama anggota dewan adalah memastikan bahwa suara masyarakat didengar dan diakomodasi setiap kebijakan yang dibuat. Oleh karena itu, DPRD Provinsi Jawa Barat merasa perlu untuk menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Demokrasi secara rutin," melalui pendidikan demokrasi ini, akan muncul pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki integritas dan komitmen kuat untuk menyejahterakan masyarakat Jawa Barat" ujar Tati.(Adv)
Bagikan: