PEMATANGSIANTAR - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pematangsiantar angkat bicara atas tidak dibahasnya P-APBD Tahun Anggaran 2026. Situasi ini, Fraksi PDI Perjuangan mengaku akan tetap kritisi pemerintah kota Pematangsiantar. Hal ini dilakukan agar penggunaan APBD benar-benar tepat kepada kemaslahatan masyarakat.
Baca juga: Kendalikan Inflasi, Wali Kota Wesly Ajak Pastikan Kebutuhan Pokok Masyarakat Tersedia dengan Harga TerjangkauKetua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pematangsiantar, Immanuel Lingga SH melalui pesan tertulisnya Rabu (19/8), mengatakan Fraksi yang dipimpinnya siap dalam hal pembahasan P-APBD tahun anggaran 2026." Bagi kami, ini adalah momentum untuk menyelaraskan pendapatan, belanja dan realisasi. Apa sesuai dengan Perda yang sudah disetujui" tutur anggota Komisi III DPRD Siantar ini.
Baca juga: Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Subrata Lumbantobing Bagikan Pohon Cabai Layak Konsumsi ke 53 Kelurahan se-Kota PematangsiantarDiutarakannya, pembahasan P-APBD tahun anggaran 2026 dapat mengukur sejauh dampak terhadap pembangunan dan peningkatan penghasilan masyarakat. " Dengan pembahasan tersebut, dapat lebih jauh diketahui, ada atau tidak program yang tidak berdampak sama sekali" sebut pria yang akrab dipanggil Noel ini.Ditambahkannya, dengan pembahasan P-APBD tahun 2026, menjadi ruang untuk mengevaluasi program yang hanya ugal-ugalan.
Baca juga: Dua Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Tanjung Pinggir Berhasil Ditemukan" Tentu jika kita temukan hal-hal krusial, disinilah ruang kita mengevaluasi program yang hanya ugal-ugalan" tutupnya. (Harianto Girsang)
Bagikan: