Jakarta -- Presiden Prabowo Subianto ingin riset tidak hanya jadi laporan di atas kertas, tapi solusi nyata bagi rakyat.
Baca juga: Bupati Samosir Paparkan Potensi Desa Sabulan dalam Penilaian Kampung Kreatif Sumut Berkah 2026Hal itu ditegaskan Presiden saat menerima Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Baca juga: Bupati Simalungun Sambut Hangat Kunjungan Kerja Tim Satgas PRR: Realisasi Tambahan TKD Capai 45,81 Persen"Bapak Presiden terus memantau karhutla dan terus menekankan betapa hasil riset untuk memecahkan masalah karhutla harus dilakukan," tutur Arif.
Baca juga: Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Simalungun: Bangun Generasi yang Patriotik, Gigih dan BerempatiDalam pertemuan itu, Arif melaporkan 4 riset strategis:1. Karhutla
BRIN berkolaborasi dengan BMKG, BNPB, Kemenhut, dan TNI AU dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan jangka pendek. Untuk jangka panjang, BRIN kembangkan model perambatan api.
Baca juga: Hadiri HUT Pemuda Pancasila ke-67, Bupati Simalungun Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Jaga Kamtibmas2. Energi
Limbah cair sawit (POME) dan tandan kosong bisa jadi listrik 3,9 gigawatt dan biogas. Ini bisa tekan impor LPG Rp97 triliun per tahun.3. Vaksin Malaria
Ada 4 kandidat vaksin malaria, salah satunya untuk Plasmodium vivax yang belum ada vaksinnya di dunia. Prabowo minta dipercepat 3 tahun. BRIN juga siapkan 19 obat herbal menuju fitofarmaka.4. Sampah
Prabowo minta teknologi pengolahan sampah level rumah tangga dan desa segera dipakai warga, bukan cuma prototype. BRIN akan gandeng kampus untuk bantu desa.Semua riset ini untuk mendukung gerakan ASRI yang dicanangkan Presiden.(red)
Sumber:BPMI Setpres
Bagikan: