JAKARTA -- Sebuah cerita kocak tengah ramai diperbincangkan di dunia maya. Kisahnya tentang seorang istri, selingkuhan, dan suami yang ternyata punya pengalaman tak terduga. Seperti dilansir dari ketawa.com, cerita ini bermula saat sang istri sedang bersama selingkuhannya di dalam kamar.
Baca juga: Kajari Musi Rawas Letakkan Batu Pertama Musholla Al Khuzaema, Gandeng BRI dan Dorong UMKMTiba-tiba terdengar suara suaminya membuka pintu depan. Spontan, sang istri langsung beraksi. "Cepat," katanya panik, "berdiri di pojok sana."
Baca juga: Kajari Musi Rawas Ema Siti Huzaemah Dikukuhkan Jadi Ketua Mitra Paguyuban PasundanIa lalu mengambil lotion, mengoleskannya ke tubuh pria itu. Setelah itu, ia menaburkan bedak bayi ke sekujur tubuh sang selingkuhan. "Jangan bergerak sampai aku bilang," pesannya. "Pura-pura jadi patung."
Baca juga: Luncurkan QRISPATI, Pemkab Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Pemberdayaan Ekonomi MasyarakatTak lama kemudian, sang suami masuk ke kamar. Ia melihat sosok berdiri kaku di pojok ruangan. "Apa ini?" tanyanya heran. Dengan santai, sang istri menjawab, "Oh, itu patung.""Keluarga Pak RT beli satu, aku suka, jadi aku beli juga untuk kita," lanjutnya, mencoba meyakinkan. Ajaibnya, sang suami tidak bertanya lebih jauh.
Baca juga: Pengurus DP MUI Simalungun Masa Bhakti 2026 - 2031 DikukuhkanMalam itu pun berlalu tanpa insiden. Mereka tidur seperti biasa. Namun, sekitar pukul 2 pagi, sang suami terbangun. Ia diam-diam pergi ke dapur, lalu kembali ke kamar membawa sebungkus nasi goreng bungkus daun pisang dan segelas teh manis."Ini, makan dulu," katanya sambil menyodorkan nasi dan teh ke arah "patung" yang masih berdiri kaku. Sang istri tentu saja bingung. Namun sebelum ia sempat bertanya, sang suami melanjutkan ucapannya."Saya berdiri kayak gitu dua hari di rumah Pak RT, gak ada yang nawarin apa-apa!" ujarnya polos.Kalimat itu langsung mengubah suasana. Cerita ini pun menjadi viral karena ending-nya yang tak terduga. warganet menilai sang suami bukan hanya pintar menyembunyikan rahasia, tetapi juga punya pengalaman pahit menjadi "patung" yang tak dijamu.Hingga kini, belum diketahui apakah kisah ini nyata atau sekadar cerita jenaka. Yang jelas, cerita ini sukses membuat banyak orang tertawa sekaligus menggelengkan kepala. Bagi sebagian orang, pesan moralnya sederhana: jangan asal jadi patung, apalagi kalau tidak ada yang memberi makan.(Drt/Red)
Bagikan: