Bandung -- Pemerintah Provinsi Jabar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ( Dispusipda) dalam mendukung kemajuan di sektor pendidikan berkomitmen memperluas edukasi kepada masyarakat
Baca juga: Jan Maringka: Kerugian Negara Harus Dihitung dengan Metodologi TerukurTarget edukasi tersebut, diantaranya dengan memperluas kebiasaan membaca bagi seluruh elemen masyarakat.
Baca juga: Tak Dilarang Jualan, PKL Bundaran Cibiru Wajib Patuhi Aturan 12 Jam dan Datang Bersih Pulang Bersih" Dalam mendukung program itu salah satunya digelar pemilihan duta baca tahun 2026" ungkap Kepala Bapusipda Jabar, Drs. Kusmana Hartadji, MM, dalam keterangannya kepada media, (5/11).
Baca juga: Pemkot Bandung Tertibkan 48 Bangli di Soekarno-Hatta, Kembalikan Fungsi TrotoarKusmana , dalam keterangannya mengatakan pemilihan duta baca telah merupakan program rutin tahunan. Namun untuk tahun ini, dari sisi kualitas menunjukkan kemajuan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Ribuan PJU Terpasang di Priangan Timur, Pemprov Jabar Gelontorkan Rp48,3 Miliar" Di tahun 2026 ini duta baca dikuti oleh seluruh Kabupaten/ Kota di Jabar dengan jumlah peserta sebanyak 54 orang" kata Kusmana " .Kusmana, dalam keterangannya mengatakan pemilihan duta baca tahun 2026 mengangkat Tema yaitu Duta Baca Jawa Barat Mendukung Terwujudnya Jawa Barat Istimewa: Inovatif, Sehat, Tanggap, Iman, Mandiri, Edukatif, Wibawa, AmanahâSehubungan dengan target tersebut, para duta baca yang datang dari seluruh Kabupaten/ Kota di Jabar dapat mendukung terwujudnya Prita literasi.Literasi menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Jawa Barat yang unggul, berpengetahuan, dan berdaya saing."melalui pemilihan Duta Baca Jawa Barat Tahun 2026 merupakan wadah kaderisasi generasi muda untuk menjadi ikon, teladan, sekaligus penggerak literasi yang berdampak nyata" jelas Kusmana.Program duta baca sambung Kusmana mendukung visi Jawa Barat Istimewa melalui penguatan budaya membaca dan kolaborasi berbagai pihak." melalui pemilihan duta baca diharapkan dalam
melahirkan figur muda literasi yang mampu menjadi ikon dan penggerak budaya membaca masyarakat Jawa Barat" jelas Kusmana.
Kusmana, dalam keterangannya mengatakan Duta Baca yang dijaring dari duta baca hasil seleksi di kabupaten/ Kota tentunya menjadk mitra strategis pemerintah dalam pengembangan literasi masyarakat.Duta baca diharapkan dapat meningkatkan partisipasi generasi muda, memperkuat kolaborasi lintas pihak, dan membangun ekosistem literasi berkelanjutan." melalui duta baca juga diharapkan dapat
meningkatkan partisipasi generasi muda dalam gerakan literasi di Jawa Barat serta dapat
Terbangunnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, akademisi, dan masyarakat" jelas Kusmana.
Selanjutnya tambah Kusmana dengan terpilihnya Duta Baca tingkat Provinsi Jabar diharapkan menjalankan program kerja yang terarah, inovatif, dan berdampak nyata.Para Duta Baca diharapkan aktif menggerakkan literasi secara langsung di tengah masyarakat maupun melalui media digital.Seluruh finalis, bukan hanya para pemenang, diharapkan tetap menjadi penggerak literasi di daerah masing-masing dengan dukungan pemerintah kabupaten/kota" tutup Kusmana.(Nur)
Bagikan: