Momen Tegang Berujung Kejutan, Mayor Ruhmi Terharu Usai 'Dimarahi' Kolonel Edward Saat Sedang BertugasBaca juga: Dugaan Pungli di Pasar Baleendah Diselidiki Polisi, Pedagang Mengaku Diminta Bayar Iuran Lapak dan ListrikBandung -- Sebuah momen tak terduga terjadi dalam lingkungan militer saat Kolonel Edward Sitorus tiba-tiba menunjukkan kemarahannya dengan menggebrak meja kepada Mayor M. Ruhmi Lubis, seorang perwira TNI Angkatan Darat. Dalam sebuah video yang diunggah di YouTube oleh kanal
TNI IN ACTION, adegan tersebut memperlihatkan Mayor Ruhmi mendapat teguran keras dari Kolonel Edward di hadapan rekan-rekannya.
Baca juga: Pangdam I/BB Hadiri Kegiatan KKDN Pasis Dikreg LV Sesko TNI TA 2026 di Makodam I/BBNamun, momen tegang tersebut memiliki akhir yang sangat tak terduga dan penuh kejutan.
Mayor Ruhmi Tertekan Saat Dikritik Soal Kinerja
Baca juga: HUT Ke-80 Kodam III/Siliwangi Hadirkan Vibe Baru Lewat Turnamen Padel “Siliwangi Open”Dalam video tersebut, Mayor Ruhmi terlihat hanya bisa tertunduk lesu saat menerima kritik dari Kolonel Edward. Ia dituduh tidak profesional dalam menjalankan tugasnya dan dianggap kurang teliti dalam persiapan operasi yang sedang berlangsung. Mayor Ruhmi, yang terlihat sangat tegang, hanya bisa mencatat di buku kecilnya tanpa memberikan jawaban, sementara atasannya terus melontarkan teguran tajam.Suasana semakin memanas ketika Kolonel Edward tiba-tiba menggebrak meja sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kinerja bawahannya. “Kamu harus lebih profesional! Kita sedang dalam operasi serius, ini bukan sekadar latihan,” teriak Kolonel Edward dengan nada tinggi, menciptakan ketegangan yang mencekam di ruangan tersebut.
Kejutan yang Tak Terduga: Prank Ulang Tahun untuk Mayor Ruhmi
Baca juga: Pengukuhan Kepengurusan Pencak Silat Wilayah Kodam III/Siliwangi Perkuat Pelestarian Budaya Dan Jiwa NegaraNamun, situasi mendadak berubah drastis. Tepat saat Mayor Ruhmi terlihat semakin terpojok, sejumlah prajurit TNI yang telah bersiap di balik layar tiba-tiba masuk ke dalam ruangan. Mereka membawa sebuah kue ulang tahun dengan lilin yang menyala, sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun.Rupanya, seluruh teguran dan omelan keras yang diterima Mayor Ruhmi hanyalah bagian dari skenario prank yang disusun untuk memberikan kejutan ulang tahunnya. Kolonel Edward, yang sebelumnya tampak marah, langsung tersenyum lebar dan bergabung dengan prajurit lainnya untuk memberikan ucapan selamat kepada Mayor Ruhmi.
Kejutan Manis di Balik Momen Tegang
Mayor Ruhmi, yang sebelumnya tampak sangat tertekan, akhirnya tersenyum bahagia setelah mengetahui bahwa ia telah dikerjai oleh atasannya dan rekan-rekannya. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam memberikan kejutan tersebut."Terima kasih semua, terima kasih komandan," ucap Mayor Ruhmi sambil tersenyum lebar dan mulai membagikan kue ulang tahun kepada rekan-rekannya. Kejutan tersebut bukan hanya menghilangkan ketegangan yang sempat tercipta, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan di antara anggota TNI yang terlibat.
Keakraban dan Solidaritas di Lingkungan Militer
Momen ini menunjukkan sisi lain dari kehidupan di lingkungan militer yang kerap dianggap kaku dan serius. Kejutan ulang tahun ini menjadi bukti bahwa di balik ketegasan dan disiplin tinggi, prajurit TNI tetap memiliki rasa kekeluargaan dan keakraban yang kuat. Prank yang penuh kejutan ini juga menunjukkan bahwa kekompakan dan solidaritas di antara mereka tetap terjaga, meskipun dalam suasana yang terlihat tegang. (Az)
Bagikan: