Cimahi -- Sekda Jabar Herman Suryatman terkesan dengan produk kain batik karya para pembatik difabel binaan UPTD Pusyansos Griya Harapan Difabel, Dinas Sosial Jawa Barat.
Baca juga: Perawatan Kecantikan Dengan Alat dari Korea Hadir di INTAN DERMA BEAUTY CimahiHerman mengungkap rasa takjubnya melihat motif kain batik yang _eye catching_ menyegarkan mata dan tentu menarik untuk dimiliki. Dengan beragam motif batik mulai dari tema alam, tumbuh-tumbuhan, hingga motif abstrak dengan perpaduan warna menarik.
Baca juga: PILAR WELLSKIN dan Yayasan Cipta Wellness Gelar "Wellness Tourism Appreciation Night 2025""Saya bersama para pengrajin Batik Griya Difabel, batik karya mereka motifnya sangat variatif, ada motif tumbuhan, temanya dekat dengan alam, paling menarik adalah perpaduan warnanya indah- indah, ini adalah karya karya teman teman difabel," ujar Herman Suryatman, di Kota Cimahi, Senin (28/10/2024).Herman mengapresiasi para pengrajin yang sebagian besar ada di usia muda. Dengan semangat penuh mereka produktif berkarya dan berdaya.
Baca juga: IGX 2025 Sukses Digelar di Bandung: Merajut Kolaborasi Teknologi, Budaya, dan KreativitasApalagi sambung Herman, hari ini bertepatan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sepatutnya hari ini menjadi momen pemantik semangat generasi muda untuk terus produktif, dan berkontribusi dalam pembangunan, termasuk pembangunan ekonomi.
Baca juga: APTIKNAS Perkuat Komitmen Transformasi Digital dan Dukung Penuh ISPE 2026 serta TechXCon 2026Tentu ini sejalan dengan apa yang dilakukan para pengrajin difabel, dengan karyanya Batik Griya Difabel. Mendatang, Herman berharap para pengrajin bisa semakin berdikari, yang mana selain menjadi pengrajin mereka juga mampu mengembangkan bisnisnya secara mandiri."Salah satunya melalui pembinaan di Pusyansos Dinsos Jabar, ada anak- anak penyandang disabilitas dibina, difasilitasi sehingga menghasilkan karya yang indah," kata Herman.Selain membatik, UPTD Pusyansos Dinas Sosial Jabar juga menyediakan kelas keterampilan lainnya, mulai dari olah pangan, menjahit, tata rias, pijat refleksi dan shiatsu, hingga _handycraft_. Berbagai produk dan juga aktivitas yang dilakukan mengedepankan konsep _zero waste_ dengan semangat ramah lingkungan.(nr)
Bagikan: