25 Oct, 2026

Jabar Butuh Beberapa Kebijakan Untuk Menyelesaikan Penyakit ATM

Indofakta.com, 2025-03-14 08:44:26 WIB

Bagikan:

Jabar -- dr. Alma Lucyati, sebagai Program Coordinator Adinkes Jabar Resilient and Sustainable Systems for Health, GF ATM Adinkes Jabar, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini mengatakan penyakit AIDS, Malaria dan Tuberculosis (ATM)  hingga saat ini masih menjadi perhatian dari pemerintah di berbagai level pemerintahan .

Baca juga: Penyintas Leukemia Sejak Usia 7 Tahun, Jason Chng Kini Jadi Dokter di Singapura

Demikian juga di Jabar, penyakit ATM ini juga menjadi perhatian serius. Sebagai wujud atensi ini , saat ini telah disiapkan berbagai rencana kegiatan yang melibatkan berbagai pihak untuk menyelesaikan penyakit ATM ini

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Peningkatan Investasi Berkualitas, Hilirisasi, dan Percepatan Perizinan

Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes ( juga dilibatkan Untyk menyelesaikan berbagai ikegiatan agar penyakit ATM ini secara bertahap dapat berkurang dari jumlahnya.

Baca juga: APKOMINDO dan APTIKNAS Dukung The 8th Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026, Dorong Adopsi AI dan Transformasi Industri Nasional

" tentunya pihak Adinkes menyampaikan saran penyelesaian ATM ini dapat diselesaikan dari hulu hingga hilir" jelas Alma.

Alma, dalam keterangannya mengatakan Adinkes bersama Pemprov. Jabar dengan leading sektor Biro Kesra peksj ini telah menggelar rapat kerja melalui zoom meeting. Pertemuan tersebut, dimaksudkan untuk menyusun kolaborasi dalam tahapan perencanaan dan penyusunan penanggulangan penyakit ATM

Baca juga: APTIKNAS Perkuat Kolaborasi Digital Asia Oseania melalui ASOCIO Digital & AI Summit 2026

" melalui pertemuan itu beberapa OPD di lingkup Pemprov Jabar sesuai tupoksi yang dimilikinya dapat mempersiapkan rencana anggaran berikut program yang berorientasi pada penanggulangan penyakit ATM " kata Alma.

Menurut Alma, di lingkungan Pemprov Jabar ini, program penanggulangan penyakit ATM  selain Dinas kesehatan, dukungan program bisa dibuat di beberapa OPD lainnya diantaranya Dinas Pemerintahan Desa , Dinas Kimrum, Dinas Pendidikan dan  Dinas Sosial.

Khusus untuk penanggulangan TBC, karena penyakit ini mempunyai hubungan erat dengan persoalan lingkungan yang kurang bersih, peran OPD bidang permukiman sangat besar.

Seiring, dengan adanya program perbaikan Permukiman baik di pedesaan maupun perkotaan, melalui Dinas Kimrum dapat menyiapkan rumah layak huni dengam didukung sarana rumah sehat salah satunya dilengkapi dengan Fasilitasi ventilasi udara.

Penanggulangan penyakit ATM ini, juga harus melibatkan pihak Kabupaten/Kota melalui dukungan anggaran berikut program penanggulangan penyakit ATM dalam APBD Kabupaten/Kota.

"setidaknya melalui rapat koordinasi ini program dan anggaran untuk penanggulangan ATM bisa dialokasikan dalam dokumen perencanaan anggaran di tahun 2025 ini" kata Alma.(Nr)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online