17 May, 2026

Legislatif Jabar Apresiasi Penetapan 18 Mei Hari Tatar Sunda

Indofakta.com, 2026-05-17 03:15:19 WIB

Bagikan:

BANDUNG.,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat.

Baca juga: Rekomendasi LKPJ Gubernur Jabar Tentang Pengelolaan Aset Harus Jadi Prioritas

Pada  Peraturan Gubernur (Pergub) itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya dengan mengusung tema budaya dan Sawala. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam rangka silaturahmi dan membangun kolaborasi.
 

Baca juga: Legislatif Dukung peningkatan Kerjasama DPRD Jabar dan Kongres Republik Rakyat Tiongkok

Milangkala Tatar Sunda mengambil tema Nyuhun Buhun, Nata Nagara. Yang berarti mengangkat kembali tradisi baik para leluhur yang dikaitkan dengan upaya menata negara atau dalam hal ini Jabar, dalam nilai yang baik. Melalui helaran ini kembali mengenalkan budaya Tatar Sunda ke masyarakat,Dalam upaya untuk kembali memajukan kebudayaan Jabar,

Terkait hal tersebut Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Purn) Dr.H.Taufik Hidayat,SH.,MH,memberikan apresiasi dan dukungan atas Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 Tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda,

Baca juga: Legislatif Jabar Dorong Perluasan Potensi Lokal Untuk Penguatan IKM

Milangkala Tatar Sunda di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi harus menjadi momentum agar generasi muda dan masyarakat tidak melupakan akar dan budaya leluhurnya kecintaan terhadap budaya Sunda kembali semarak di wilayah masing-masing,

Baca juga: Usulan Tata Cara Pembentukan Produk Hukum Daerah Perkuat Fungsi Legislasi


Pelaksanaan Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran budaya Milangkala Tatar Sunda yang membawa Mahkota Binokasih sebagai simbol kebesaran budaya Sunda.Para generasi penerus di jabar jadi tahu bahwa Jawa Barat dulunya memiliki Kerajaan besar.Diharap kegiatan Napak Tilas Padjadjaran dapat menjadi penguat pembangunan daerah,menjalankan nilai-nilai leluhur seperti deudeuhan, welasan, dan asihan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan leluhur.


Kirab Budaya Tatar Sunda ini, sambung Taufik tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat serta mendorong pergerakan ekonomi lokal di berbagai daerah yang dilalui.(Adv)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online