MEDAN -- Alat berat (Whell Loader) milik PT Belawan Indah (BI) diduga telah mengganggu aktivitas pengerjaan pembangunan tembok milik PT Sarana Baja Perkasa (SBP), Kamis (11/6/2026) sekira pukul 11.25 Wib di Jalan Pelabuhan Raya Kampung Salam Belawan, Kota Medan.
Baca juga: HUT Ke-80 Kodam III/Siliwangi Hadirkan Vibe Baru Lewat Turnamen Padel “Siliwangi Open”Tidak hanya mengganggu aktivitas pekerjaan, kearogansian alat berat (Whell Loader) yang diduga atas suruhan pihak management PT Belawan Indah (BI) tersebut, juga dapat membahayakan keselamatan para pekerja disana.
Menurut beberapa orang pekerja yang tidak ingin identitasnya sebutkan mengatakan kepada wartawan, Jumat (12/6/2026) bahwa, pengerusakan bangunan tembok dengan menggunakan alat berat (Whell Loader) sudah hampir membuat pekerja celaka.
Baca juga: Pengukuhan Kepengurusan Pencak Silat Wilayah Kodam III/Siliwangi Perkuat Pelestarian Budaya Dan Jiwa Negara"Saat kami sedang bekerja membangun pagar tembok milik PT SBP, seketika alat berat (Whell Loader) milik PT BI datang membuang tanah timbun kelokasi areal pengerjaan bangunan tembok yang sedang kami kerjakan. Bahkan, alat berat (Whell Loader) dan tanah yang dibuangnya nyaris mengenai kami," ujar pekerja.
Masih pekerja, tindakan yang dapat membahayakan keselamatan nyawa manusia oleh pihak PT BI yang tidak hanya sekali itu juga ditanggapi oleh pihak management PT SBP yang meminta agar pihak aparat kepolisian baik Polsek dan Polres Belawan untuk segera menyikapi persoalan ini. Sehingga kedepan tidak ada terjadi korban terluka dan timbulnya kericuhan yang tidak diinginkan di wilayah hukum Polres Belawan.
Baca juga: Dituding Melakukan KKN, LSM PMPRI Asahan Geruduk Kantor RH PTPN IV Regional II MedanSementara, Rindu Sihotang HRD PT BI yang dikonfirmasi wartawan via WhatsApp, Jumat (12/6/2026) terkait dugaan insiden pengerusakan dan dapat membahayakan keselamatan nyawa pekerja/orang belum ada memberikan keterangan.(dar)
Bagikan: