19 Jun, 2026

Jelang Peringatan Harganas 2026 , Legislatif Jabar Ingatkan Beberapa Persoalan Perempuan

Indofakta.com, 2026-06-19 03:58:04 WIB

Bagikan:

Bandung --  Hari Keluarga Nasional ( Harganas) sudah rutin diperingati setiap tanggal 29 Juni. Peringatan itu, tentunya harus menjadi momentum evaluasi atas dukungan dari pemerintah untuk memjaga ketahanan keluarga. Keluarga, salah satunya ditentukan oleh peran perempuan.

Baca juga: Desa Harus Jadi Prioritas Pembangunan Infrastruktur Dasar

Kondisi terkini, masih banyak persoalan yang menimpa kalangan perempuan. " hingga saat ini perempuan masih kerap dilanda berbagai persoalan" ungkap Anggota Fraksi PKS DPRD Jabar Dapil Kota Bandung dan Cimahi, Siti Muntamah, pada acara reses , yang berlangsung (17/6).

Baca juga: Apresiasi Arahan Gubernur Jabar ASN Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Siti, dalam keterangannya mengatakan hingga saat ini , banyak kasus yang menimpa kalangan perempuan, mulai kasus kekerasan dalam rumah tangga dan tingginya angka perceraian

Baca juga: DPR Pertanyakan Prioritas KemenHAM, Rp728 Miliar Lebih Banyak untuk Internal

Perempuan dalam kondisi demikian tentunya menjadi rawan persoalan sosial,

" menyikapi kondisi itu harus ada solusi atas dampak negatif yang ditimbulkannya" kata Siti

Baca juga: Peringatan Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Salah satu solusinya ungkap Siti perlu ada upaya yang komprehensif yang nantinya akan memberikan manfaat yaitu lahirnya Kreatifitas perempuan.

Upaya membangun kreativitas bagi perempuan itu banyak peluangnya. Hal ini, berkorelasi dengan potensi yang ada di tiap wilayah.

Bagi di Kota Bandung, untuk membangun kreativitas ini sangat banyak apalagi di  Kota Bandung telah mempunyai potensi UMKM  dan produk fashion yang telah mempunyai keunggulan.

Siti, dalam keterangannya mengatakan untuk mencegah terjadinya perempuan rawan sosial, juga diperlukan keterlibatan perempuan dalam kegiatan kemasyarakatan salah satunya dalam kegiatan Majelis ta'lim

Peringatan Harganas di tahun ini, tentunya pemerintah harus secara kontinu melakukan pembinaan kepada perempuan sehingga perempuan dapat berdaya dan mandiri, ujar Siti(adv)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online