Medan -- Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang terletak di area terpencil di tengah area Perkebunan, dengan pengawasan belasan CCTV. Dalam penggerebekan, 2 pelaku diringkus dan petugas menyita sejumlah barang bukti narkoba, termasuk puluhan alat hisap.
Baca juga: Korupsi Dana Hibah Sekolah Fiktif Rp1,5 Miliar, Ketua Yayasan di Bandung Barat DitahanPenggerebekan yang untuk kesekian kalinya ini, dilakukan usai dari hasil pengawasan petugas kembali menemukan adanya praktek penyalahgunaan narkoba di lokasi penggerebekan.
Baca juga: JPU Sebut Sentuh Pokok Perkara, Mohon Pengadilan Menolak Eksepsi Pengacara Dua Terdakwa Korupsi PT BDSSaat petugas datang, sejumlah pelaku yang melihat kedatangan petugas dari pantauan kamera pengawas atau CCTV, melarikan diri ke area Perkebunan yang aksesnya sangat sulit dilewati. Namun, petugas tetap berhasil meringkus dua pelaku yakni MO (19) dan A (22), berikut barang bukti narkoba.“Sarang narkoba yang kami gerebek modusnya seolah – olah rumah warga, tempat ini juga dilengkapi sejumlah CCTV yang dipasang mulai dari pintu masuk, akses masuk, bahkan dipasang di pohon, sehingga saat petugas datang mereka dapat melihat. Akses menuju lokasi juga tidak mudah, karena harus melewati jalan arteri, persawahan, hingga gang sempit,” ucap Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP kepada wartawan l, Kamis (9/7/2026).
Baca juga: Kasus Febrie Adriansyah, Desakan Hukuman Mati Menguat, Mahfud Jelaskan Dasar HukumnyaRafli menambahkan, dari lokasi penggerebekan pihaknya selain menyita beberapa paket narkotika jenis sabu siap edar, pihaknya juga menyita puluhan alat hisap sabu, dan sejumlah CCTV.
Baca juga: Kasus Febrie Adriansyah dan Bayang-Bayang Politik di Balik PenyidikanLokasi penggerebekan, kini kembali dalam pengawasan pihak Kepolisian, dan penggerebekan serupa dipastikan akan kembali dilakukan jika praktek jual beli narkoba kembali ditemukan.“Lokasi ini menjadi pantauan kami, dan agar mencegah hal serupa kembali terulang, seluruh barak yang ada kami hancurkan dan kami bakar. Kami berterimakasih kepada masyarakat yang mendukung kami dan berperan aktif dalam memberantas narkoba di tempat ini. Karena tugas kami menindak, dan masyarakat harus berani menolak segala bentuk peredaran narkoba,” pungkas Rafli.(dar)
Bagikan: