Kota Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta penanganan persoalan lingkungan dan infrastruktur di Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, meliputi potensi banjir, penumpukan sampah, penerangan jalan umum (PJU), dan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu). Hal itu disampaikan dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana, Selasa (27/10/2026).
Baca juga: Lepas 1.366 Atlet Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bandung Farhan Teriakkan 'Juarakeun!'Penyempitan dan pendangkalan anak Sungai Cinambo di RW 11 serta Sungai Ciwaru di RW 1 menjadi perhatian karena berpotensi menyebabkan banjir saat hujan deras.
Baca juga: Dua Korban Tewas dalam Pengeroyokan di Pasar Caringin, Farhan Soroti Keamanan WilayahWarga juga mengeluhkan TPS Pangeritan di RW 7 yang disebut menerima sampah dari luar Kecamatan Panyileukan. Kondisi itu menyebabkan antrean kendaraan pengangkut sampah, munculnya lalat, dan bau tidak sedap.Farhan meminta perangkat daerah terkait melakukan survei dan koordinasi untuk menentukan penanganan sesuai kondisi lapangan.
Baca juga: Sekda Lepas Kontingen Kota Bandung untuk Porprov Jabar 2026, Targetkan JuaraPemeriksaan juga akan dilakukan terhadap rumah yang membutuhkan perbaikan agar bantuan rutilahu tepat sasaran. Untuk rumah dengan kerusakan mendesak, Pemkot Bandung akan menjajaki dukungan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (TJSL).
Baca juga: Soal Pembongkaran Bangunan Liar, Erick Darmadjaya Minta Pemerintah Tak Tebang PilihFarhan meminta pemeriksaan pohon rawan tumbang di Jalan Sukamaju dan Jalan Sindangsari. Penanganan sampah juga akan dikoordinasikan, termasuk mengkaji penambahan frekuensi pengangkutan serta mendorong pemilahan dan pengomposan.Farhan mengapresiasi partisipasi warga dalam menyampaikan aspirasi dan menjaga lingkungan. Ia menegaskan, penyelesaian persoalan kewilayahan memerlukan kolaborasi pemerintah dan masyarakat agar penanganan berjalan terkoordinasi.(Asep/Fadly)
Sumber:Humas Kota Bandung
Bagikan: