27 Oct, 2026

Dua Korban Tewas dalam Pengeroyokan di Pasar Caringin, Farhan Soroti Keamanan Wilayah

Indofakta.com, 2026-10-27 03:45:09 WIB

Bagikan:

Kota Bandung  – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta aparat kewilayahan meningkatkan perhatian terhadap keamanan lingkungan menyusul aksi pengeroyokan di Pasar Caringin yang menewaskan dua orang pada Sabtu (24/10/2026).

Baca juga: TNI AD Berduka Cita Atas Wafatnya Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjpto

Kedua korban diketahui merupakan warga RW 02 dan RW 03, Kelurahan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Selain dua korban meninggal dunia, seorang korban lainnya mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan medis.

Baca juga: Wali Kota Bandung Perkuat Kolaborasi dengan NU untuk Berdayakan Warga Bandung

Farhan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama, termasuk bagi warga yang menjalankan aktivitas pekerjaan.

Baca juga: Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Trotoar dan Drainase

“Keselamatan warga Kota Bandung harus selalu menjadi prioritas kita bersama,” ujar Farhan, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Bandung, Senin (26/10/2026).

Ia juga mengajak masyarakat mendoakan kedua korban serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Baca juga: Pawai Jampana Tutup HJKB ke-216, Farhan Angkat Budaya Lokal

Terkait korban luka, Farhan mengapresiasi Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan bantuan dan santunan. Salah satu korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan harus menjalani operasi besar.

Pemkot Bandung berharap korban luka segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pemberitaan resmi Pemkot Bandung, penyerangan tersebut melibatkan puluhan orang. Fikri Ramadhan (22) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah diserang sekitar 30 orang. Sementara itu, Tisna (37) meninggal dunia setelah sempat dilaporkan kritis, sedangkan Agus Safari (34) mengalami luka serius.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius terhadap pentingnya pengawasan lingkungan dan upaya menjaga keamanan masyarakat. Penanganan kasus pidana tersebut selanjutnya perlu merujuk pada keterangan resmi kepolisian.(Fadly/jnl)

 

Sumber:Humas Kota Bandung

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online