Kota Bandung – Pemkot Bandung mendorong keterlibatan Nahdlatul Ulama (NU) hingga tingkat masjid dan RW untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat serta membantu menyelesaikan persoalan lingkungan.
Baca juga: 282 Bintara Infanteri Di Rindam III/Slw Resmi Dilantik, Siap Mengabdi Kepada BangsaWali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan hal tersebut saat membuka Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II PCNU Kota Bandung di Aula Kantor PCNU Kota Bandung, Minggu (25/10/2026).
Baca juga: TNI AD Berduka Cita Atas Wafatnya Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi SutjptoMenurut Farhan, jaringan NU yang menjangkau pesantren, masjid, dan komunitas warga merupakan potensi penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan.Ia menekankan, komunikasi antara pemerintah dan ulama perlu dibangun sejak awal perumusan kebijakan. Dengan begitu, potensi persoalan dapat dikenali lebih dini dan solusinya dibahas bersama.
Baca juga: Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Trotoar dan DrainaseKolaborasi berbasis kewilayahan tersebut sejalan dengan upaya Pemkot Bandung melibatkan camat, lurah, pengurus RW, dan masyarakat dalam menangani persoalan setempat.
Baca juga: Pawai Jampana Tutup HJKB ke-216, Farhan Angkat Budaya LokalSalah satu pendekatannya dilakukan melalui program Siskamling Siaga Bencana, yang menjadi sarana dialog langsung untuk mengidentifikasi kebutuhan warga dan mencari solusi sesuai kondisi di lapangan.Farhan berharap sinergi dengan NU dapat memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus mendorong penyelesaian persoalan lingkungan secara partisipatif.(Fadly/asep)
Sumber:Humas Kota Bandung
Bagikan: