Adikarya Parlemen
Baca juga: Legislatif Jabar Apresiasi Rencana Program Pemprov Jabar Tahun 2027KABUPATEN BANDUNG -- Kabupaten Bandung merupakan daerah yang saat ini menjadi daerah yang rawan bencana.
Baca juga: Legislatif Jabar Sampaikan Selamat HUT Kopassus ke-74Kondisi faktual beberapa pekan lalu, musibah banjir telah melanda sejumlah Kecamatan.
Baca juga: Cegah Peningkatan Bencana Evaluasi Tata Ruang Di Daerah Jadi Solusi KonkretBencana itu, disebabkan oleh berbagai faktor oleh karenanya gagasan Pemprov Jabar yang akan membuat berbagai solusi merupakan langkah yang tepat.Hal ini, diungkapkan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Dapil Kabupaten Bandung, Mayjen (Purn) Dr. Taufik Hidayat, SH, MH dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.
Baca juga: Program Bedah Rumah Momentum Kebangkitan UMKMTaufik, dalam keterangannya mengatakan banjir di wilayah Kabupaten Bandung, itu kerap terjadi di daerah yang sama. Salah satunya wilayah Kecamatan Dayeuh Kolot.Banjir di daerah itu, disebabkan oleh luapan Sungai Citarum. Solusi untuk memperbanyak danau dengan demikian menjadi solusi.Pasalnya, dengan bertambahnya
danau dapat memperbanyak tempat untuk penampung air hujan.Taufik, dalam keterangannya mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan di beberapa Kecamatan, telah terjadi alih fungsi lahan. Salah satunya areal sawah sudah beralih menjadi kawasan permukiman.Evaluasi atas penggunaan tata ruang, menyikapi kondisi itu harus dilakukan. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah terganggunya kawasan konservasi untuk kegiatan pembangunan lainnya .Banjir, juga disebabkan oleh penanganan sampah. Hal yang mesti dilakukan, adanya solusi untuk mengatasi sampah dari hulu hingga hilir.Reboisasi, ujar Taufik juga harus direalisasikan. Solusi itu, merupakan upaya untuk mengembalikan kawasan hijau dari kerusakan yang ditimbulkannya.(Adv)
Bagikan: