30 Jun, 2026

Kodim 0213/Nias Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Nias Barat

Indofakta.com, 2026-06-29 13:11:59 WIB

Bagikan:

Nias Barat --Kodim 0213/Nias berhasil menyelesaikan pembangunan Jembatan Aramco di Desa Gunung Baru, Kecamatan Moro'o, Kabupaten Nias Barat, Senin(29/06/2026). Jembatan dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter tersebut dibangun melalui program Bakti TNI AD Untuk Rakyat dan kini telah mencapai progres pekerjaan 100 %.

Baca juga: Wali Kota Wesly Resmikan Musholla Muslimat Muhammadiyah Tomuan

Pembangunan jembatan ini melibatkan personel TNI dari Koramil 08/Mandrehe Kodim 0213/Nias, Yon TP 903/Baluseda, serta Yonzipur 1/DD. Kehadiran personel gabungan tersebut bertujuan mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil dan tertinggal yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Melalui sinergi pemerintah bersama TNI, pembangunan diharapkan dapat langsung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur.

Baca juga: Sukses Gelar Rangkaian Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Pewarta Polrestabes Medan Beri Apresiasi Tinggi atas Kinerja dan Sinergitas Kapolres Asahan

Masyarakat Desa Gunung Baru menyambut baik selesainya pembangunan jembatan tersebut. Warga menilai keberadaan jembatan baru ini sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama dalam memperlancar akses menuju pusat desa, mengangkut hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Infanteri Sandy, S.I.P., menyampaikan bahwa penyelesaian pembangunan Jembatan Aramco ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Melalui Bakti TNI AD Untuk Rakyat, TNI terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk membantu mempercepat pembangunan dan membuka akses yang lebih baik bagi warga,” ujarnya.(dar)

Baca juga: Tragedi di Kupang: Kematian Dokter Icha, Intimidasi, dan Dugaan Tekanan Psikologis di Ruang IGD

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online