30 Jun, 2026

Pengembangan Budaya Harus Sinergi Dengan Pembangunan Ekonomi

Indofakta.com, 2026-06-29 10:56:35 WIB

Bagikan:

Adikarya Parlemen

Baca juga: Upaya Produktif Solusi Untuk Menanggulangi Kemiskinan

Bandung -- Pemerintah Provinsi Jabar, diakhir Bulan Juni 2026, telah menggelar kegiatan Sunda Karsa Fest.

Baca juga: Legislatif Jabar Puji Antipasi Sektor Pertanian Menghadapi Musim Kemarau

Even tersebut, mempromosikan beberapa produk UMKM , salah satunya produk batik.

Baca juga: Jabar Bagian Utara Butuh Penambahan Irigasi

" Even kegiatan tersebut, harus disinergikan dengan upaya pelestarian budaya" ungkap Anggota Komisi 2 DPRD Jabar, Dede Kusdinar, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Dede, dalam keterangannya mengatakan batik merupakan  produk yang dibuat oleh masyarakat. Sebagian dari batik dibuat oleh pengusaha dari kelompok UMKM.

Baca juga: Infrastruktur Pengairan Di Kota Bandung Harus Jadi Perhatian

Di Jabar, batik dibuat di tiap Kabupaten/Kota sehingga corak dari Kabupaten/Kota itu mempunyai ciri khas tersendiri.

Namun, batik dengan corak yang beragam mempunyai kesamaan, produk itu merupakan produk budaya yang sudah melekat di masyarakat.

Dede, dalam keterangannya mengatakan upaya memperkuat pengembangan budaya salah satunya pelestarian batik, itu bisa disinergikan dengan kepentingan pembangunan ekonomi.

Pelestarian produk budaya ,  itu jelas menjadi ajang promosi produk UMKM. Bagi Jabar, dengan potensi batik Saja pelestarian budaya mempunyai korelasi erat dengan pembangunan ekonomi di daerah.

Pembangunan ekonomi secara keseluruhan, tentunya mempunyai target yaitu kesejahteraan masyarakat. Harapannya, pemerintah memberikan perhatian pada upaya memperkuat usaha di kalangan pelaku usaha/pengrajin.

Upaya untuk memperkuat itu, ujar Dede bisa dilakukan dengan membantu aspek pemasaran.(Adv)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online