SIMALUNGUN - Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih menghadiri puncak ajang nasional Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026, berlangsung di Graha Bhinneka Perkasa Jaya, Kabupaten Deli Serdang, Kamis malam (2/7/2026).
Baca juga: Rajut Sinergitas dan Kebersamaan, Pemkab Samosir dan Polres Perkuat Kolaborasi pada HUT Bhayangkara ke-80Kehadiran Bupati Simalungun sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap potensi generasi muda, khususnya perempuan, untuk tumbuh menjadi pribadi berkarakter, berjiwa pemimpin, serta duta budaya dan potensi daerah.
Baca juga: Ribuan Wisatawan, Wabup Ariston: Momentum Perkuat Pariwisata Berkelanjutan dan Gerakkan UMKMAjang ini mempertemukan finalis terbaik dari seluruh Indonesia, sekaligus menjadi ruang mempererat persatuan dan menampilkan kekayaan budaya serta pariwisata masing-masing wilayah.Bupati menegaskan kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan. “Kami berharap generasi muda mampu menjadi inspirasi dan membawa nama baik daerah di kancah nasional maupun internasional,” ujarnya.
Baca juga: Ketua DPRD Demak Terima Audiensi ABPEDNAS, Dorong Penguatan Peran BPD dan Penyesuaian TunjanganSenada dengan itu, Ny. Darmawati yang juga didampingi Staf Ahli PKK Ny Yulince Mixnon Andreas Simamora, menilai ajang ini melahirkan perempuan muda cerdas dan mandiri yang siap menjadi agen perubahan bagi kemajuan daerah.
Baca juga: Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar RakorMelalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, Pemkab Simalungun berharap semakin terjalin sinergi antar daerah dalam memperkuat pelaksanaan otonomi daerah, mendorong pemberdayaan perempuan, mengembangkan sektor pariwisata dan budaya, serta melahirkan generasi muda yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.Acara dihadiri berbagai kepala daerah dan pejabat, serta dimeriahkan pertunjukan seni budaya Nusantara. Melalui momen ini, diharapkan terjalin sinergi antardaerah yang kuat demi kemajuan otonomi, pemberdayaan perempuan, serta lahirnya generasi penggerak pembangunan.(Harianto Girsang)
Bagikan: