17 Jul, 2026

Honda Hidupkan Lagi Legenda 26 Tahun yang Hilang, CBR400R FOUR E-Clutch Resmi Meluncur dan Siap Menantang Ninja ZX-4R

Indofakta.com, 2026-07-16 08:23:07 WIB

Bagikan:

JAKARTA -- Honda akhirnya membangunkan kembali nama yang selama lebih dari dua dekade hanya hidup dalam ingatan para penggemar motor sport.

Baca juga: Yamaha Aerox Listrik Resmi Dijual, Kenapa Harganya Bisa Setara Motor Premium?

CBR400R FOUR resmi diperkenalkan untuk pasar Jepang. Kehadirannya bukan sekadar menambah pilihan motor sport 400 cc, tetapi juga menandai kembalinya mesin empat silinder segaris yang terakhir kali mengisi keluarga CBR pada tahun 2000.

Baca juga: Yamaha JOG E Meluncur, Motor Listrik Rp35 Jutaan yang Bikin Honda EM1 e: Punya Saudara Kembar?

Artinya, Honda membutuhkan waktu 26 tahun untuk menghidupkan lagi salah satu lini yang pernah menjadi ikon di kelas menengah.

Baca juga: BlackBerry Belum Mati, Cuma Lagi Nyamar Jadi Android! HP Rp8 Jutaan Ini Bikin Jempol Auto Nostalgia

Kebangkitan itu langsung mengarah ke satu rival yang sudah lebih dulu menguasai segmen ini, yakni Kawasaki Ninja ZX-4R.

Baca juga: Ford Tarik 741 Ribu SUV dan Pickup di AS: Cacat Transmisi Picu Risiko Mobil Bisa Bergerak Saat Parkir

Honda tampaknya tidak datang hanya untuk meramaikan pasar.

Spesifikasi yang dibawa menunjukkan ambisi merebut perhatian para pencinta motor sport bermesin empat silinder.

Jantung pacunya benar-benar baru.

Honda membekali CBR400R FOUR dengan mesin 399 cc DOHC empat silinder segaris, 16 katup, berpendingin cairan.

Mesin tersebut diklaim menghasilkan tenaga hingga 57,6 hp pada 11.500 rpm dan torsi maksimum 38 Nm pada 9.750 rpm.

Karakter putaran atas yang menjadi ciri khas mesin empat silinder diprediksi kembali menjadi daya tarik utama motor ini.

Namun, kejutan terbesar justru bukan berada di sektor mesin.

Honda menyematkan teknologi E-Clutch sebagai perlengkapan standar.

Lewat sistem ini, pengendara tidak lagi harus menarik tuas kopling saat mulai berjalan, berhenti, maupun berpindah gigi.

Sensasinya tetap seperti mengendarai motor manual, tetapi jauh lebih praktis, terutama ketika menghadapi lalu lintas perkotaan.

Teknologi tersebut menjadi salah satu pembeda utama dibanding banyak rival di kelas yang sama.

Meski mengusung nama CBR400R, motor ini bukan sekadar versi biasa yang diganti mesinnya.

Embel-embel "FOUR" menjadi penanda bahwa inilah penerus tradisi CBR empat silinder yang sempat menghilang selama lebih dari dua dekade.

Dari sisi desain, Honda tetap mempertahankan identitas keluarga CBR.

Bagian depan tampil tajam dengan garis bodi agresif, sementara fairing samping dibuat lebih bersih sehingga memberikan kesan modern dan futuristis.

Posisi berkendaranya juga tidak terlalu ekstrem.

Setang masih cukup bersahabat untuk dipakai harian tanpa mengorbankan karakter sport.

Sasis steel tube diamond menjadi fondasi motor ini.

Di bagian depan terpasang suspensi upside-down KYB berdiameter 41 mm, sedangkan belakang mengandalkan monoshock Pro-Link.

Untuk urusan pengereman, Honda memasang cakram ganda 296 mm dengan kaliper radial Nissin empat piston di depan serta cakram 240 mm di belakang.

Perangkat elektroniknya juga tidak kalah menarik.

Sistem Throttle By Wire dipadukan dengan lima mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan karakter pengendara maupun kondisi jalan.

Saluran udara model downdraft lengkap dengan ram air di sisi kanan dan kiri diklaim mampu meningkatkan aliran udara sekaligus menghasilkan suara mesin yang lebih agresif.

Fitur modern lainnya turut melengkapi motor ini.

Mulai dari lampu full LED, panel instrumen TFT berwarna 5 inci, konektivitas Honda RoadSync, hingga soket pengisian daya USB Type-C.

Honda menjadwalkan CBR400R FOUR E-Clutch mulai dipasarkan di Jepang pada 18 September 2026.

Harga resminya dipatok 1.199.000 yen atau sekitar Rp133,4 juta.

Motor ini hadir dalam dua pilihan warna.

Beta Silver Metallic menawarkan kombinasi warna perak dengan aksen kuning yang memberi kesan futuristis sekaligus mencolok.

Sementara Matte Ballistic Black Metallic tampil serba hitam dengan karakter yang lebih garang dan minimalis.

Kini pertanyaannya tinggal satu.

Apakah Honda akan membawa CBR400R FOUR E-Clutch ke pasar Indonesia?

Jika benar masuk, persaingan motor sport empat silinder kelas 400 cc dipastikan akan jauh lebih panas, dan dominasi Ninja ZX-4R tidak lagi berjalan tanpa gangguan.

(Wy/Red)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online