Adikarya Parlemen
Baca juga: Ketua DPRD Jabar Dukung WBFC U-17 di Final Piala Soeratin 2026KABUPATEN BOGOR — Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Kabupaten Bogor, Ir. Prasetyawati, MM., mengajak ibu-ibu PKK Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, untuk menghidupkan semangat Rancage.
Baca juga: Pandangan Umum Fraksi PKB bagi Empat Raperda Baru Usulan Wali Kota BandungSemangat Rancage harus terus digelorakan, melalui semangat Rancage dapat memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Baca juga: Legislatif Jabar Apresiasi Pemprov Jabar Beri Pelatihan Bahasa Asing Bagi Masyarakat DesaAjakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sapa Warga yang menjadi ruang silaturahmi dan dialog bersama masyarakat (23/10).
Baca juga: DPRD Jawa Barat Kembali Sampaikan Aspirasi Mahasiswa ke DPR RIPrasetyawati dalam keterangannya pada kegiatan itu juga menekankan bahwa semangat Rancage perlu diwujudkan melalui sikap kreatif, tanggap, terampil, dan mampu melihat peluang dari potensi yang dimiliki keluarga.“Ibu-ibu yang memiliki kemampuan yang luar biasa. Keterampilan memasak, membuat kerajinan, hingga mengelola kebutuhan rumah tangga bisa menjadi bekal membangun usaha. Dengan semangat Rancage, kita dorong potensi itu agar memberi nilai tambah dan membantu keluarga hidup lebih sejahtera,” kata Prasetyawati.Prasetyawati, dalam bagian lain keterangannya menyampaikan empat pilar ketahanan keluarga, yaitu daya tahan, adaptasi, pemulihan cepat, dan transformasi.Daya tahan dibangun melalui pengelolaan keuangan yang tertib, mengutamakan kebutuhan pokok, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, serta menghindari jeratan rentenir. Sementara itu, adaptasi dilakukan dengan meningkatkan keterampilan dan memanfaatkan teknologi untuk memperluas pemasaran usaha rumahan.“Telepon genggam bisa kita manfaatkan untuk menawarkan makanan, hasil kebun, atau kerajinan. Mulai dari lingkungan terdekat, jaga kualitas, catat pemasukan dan pengeluaran, lalu kembangkan secara bertahap,” jelas PrasetyawatiPrasetyawati, dalam bagian lain keterangannya mengatakan pilar pemulihan cepat menekankan kesiapan keluarga mencari sumber penghasilan baru ketika menghadapi kehilangan pekerjaan atau penurunan pendapatan. Adapun transformasi diarahkan pada pengembangan usaha yang semakin tertata, melalui kerja sama kelompok serta pengurusan legalitas sesuai kebutuhan usaha.Prasetyawati dalam bagian lain keterangannya juga mengajak PKK menjadi wadah saling belajar, berbagi keterampilan, dan membantu memasarkan produk warga. Menurutnya, semangat gotong royong dapat memperkuat langkah keluarga dalam membangun kemandirian ekonomi.“Melalui fungsi DPRD, saya mendorong agar kebutuhan pelatihan, pendampingan usaha, dan akses pemasaran bagi masyarakat mendapat perhatian. Harapannya, ibu-ibu PKK Cijayanti semakin berdaya dan menjadi penggerak kesejahteraan keluarga,” kata Prasetyawati.Semangat Rancage ujar Prasetyawati harus terasa dalam kehidupan sehari-hari: lebih cermat mengatur keuangan, lebih berani belajar, dan lebih kompak membangun usaha. Dari keluarga yang tangguh, kita bangun desa yang maju dan Jawa Barat yang semakin sejahtera.(Adv)
Bagikan: