BANDUNG.- Presiden Prabowo Subianto menggagas fasilitasi bantuan becak listrik untuk meringankan beban kerja yang selama ini mengandalkan tenaga.
Baca juga: Legislatif Jabar Dukung Rasionalisasi Perangkat DaerahProgram ini merupakan bagian dari gerakan MBG (Memberi Becak Gratis), yang bertujuan membantu pengayuh becak keluar dari lingkaran kemiskinan.
Baca juga: Kritisi RAPBD Perubahan Tahun 2026 Kemandirian Fiskal Baca juga: Ranperda PPLH, Siapkan Regulasi Berbasis Kearifan LokalBagi pengayuh becak lanjut usia, bekerja setiap hari berarti tetap mengandalkan kekuatan fisik. Karena itu, kehadiran becak listrik di Kabupaten Bandung dari Presiden Prabowo Subianto menjadi bantuan yang diharapkan dapat membuat mereka tetap produktif.
Baca juga: Legislatif Jabar Ingatkan Peran Penting Lembaga Pembinaan Anak Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Mayjen (Purn) Dr. H Taufik Hidayat, SH, MH dalam keterangannya kepada media baru -baru ini memberikan apresiasi atas perhatian bapak Presiden Prabowo Subianto kepada para pengayuh becak yang termasuk Kelompok usia 55 tahun ke atas menjadi salah satu prioritas dalam penyaluran tersebut.
Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban fisik para pengayuh. Dengan tenaga listrik, mereka tidak harus sepenuhnya mengandalkan kekuatan kaki saat membawa penumpang.
Fasilitasi bantuan tersebut sambung Taufik menunjukkan perhatian Presiden Prabowo kepada pengayuh lansia. Becak listrik dapat membantu mereka tetap bekerja dan memperoleh penghasilan.
Selain membawa penumpang, kendaraan tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi lainnya. Misalnya, becak listrik dapat digunakan oleh pedagang keliling atau mendukung transportasi di kawasan wisata.
Penggunaan tenaga listrik membuat becak ini menjadi alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan, kehadirannya juga membawa pilihan baru bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas tanpa menambah penggunaan BBM.
Becak listrik menggunakan baterai yang membutuhkan waktu pengisian sekitar dua jam dan mampu menempuh jarak hingga 40 kilometer dengan kapasitas maksimal 150 kilogram atau sekitar dua penumpang.
Sementara itu Bupati Bandung Dadang Supriatna berpesan kepada masyarakat penerima becak listrik bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto,agar memanfaatkannya dengan baik dan tidak diperjualbelikan.tegasnya menyerahkan 260 unit becak listrik kepada masyarakat di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Sabtu (12/9/2026).
Dadang Supriatna mengatakan, bantuan becak listrik dari Prabowo Subianto akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung dalam menghidupkan roda perekonomian di wilayahnya. Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Prabowo Subianto atas bantuan yang diturunkan untuk warga penerima manfaat di Kabupaten Bandung.
“Atas nama masyarakat Kabupaten Bandung, kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Amanah ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Dadang.
Ditambahkan Kang DS sapaan akrab Dadang Supriatna akan secara khusus mempersiapkan tata kelola operasional becak listrik, mulai dari penyediaan titik tambah daya (charging), hingga mengatur letak dan lokasi pangkalan.
Tak hanya itu, pihaknya bersama Pemkab Bandung berjanji akan memberikan perlindungan berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.(Adv)
Bagikan: