Kabupaten Bandung–- Momentum libur sekolah diwarnai tumpukan sampah yang mengganggu arus lalu lintas di jalur wisata menuju Ciwidey. Tumpukan sampah tersebut ditemukan di kawasan Sadu, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (24/6/2026), tepatnya di ruas jalan yang menghubungkan Exit Tol Soroja menuju kawasan wisata Ciwidey dan Pasirjambu.
Baca juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pangdam III Siliwangi Nobar Bersama Ribuan Warga Di Makodam III/SlwTumpukan sampah tersebar di sedikitnya tujuh titik di sepanjang jalur tersebut. Bahkan, salah satu tumpukan mencapai panjang sekitar 40 meter dan sebagian telah memakan badan jalan sehingga mengganggu kenyamanan serta kelancaran kendaraan yang melintas, terutama di tengah meningkatnya volume kendaraan saat musim libur sekolah.
Baca juga: Festival Rakyat Nusantara 2026 Resmi Ditutup, Pangdam III/Siliwangi Perkuat Sinergi TNI, Pemerintah dan MasyarakatKanit Turjawali Polresta Bandung, Iptu Opi Taufik, mengatakan tumpukan sampah itu ditemukan saat petugas melaksanakan patroli rutin di jalur wisata.
Baca juga: Kodim 0623/Cilegon Bangun Jembatan Beton Sungai Sukalila, Permudah Akses Dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat"Petugas yang berpatroli menemukan tumpukan sampah tersebut, dan langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung. Setelah itu Dinas Lingkungan Hidup dan kepolisian dari Polresta Bandung bersama-sama membersihkan sampah tersebut," kata Opi.Menurutnya, keberadaan sampah tersebut sangat mengganggu arus lalu lintas, terlebih jalur tersebut merupakan akses utama wisatawan menuju kawasan Ciwidey.
Baca juga: Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa Membengkak Jadi 26 Orang"Tumpukan sampah tersebut mengganggu jalur wisata, apalagi saat ini masuk momen liburan sekolah,"ujarnya.Hasil pendataan petugas menunjukkan terdapat tujuh titik pembuangan sampah liar di sepanjang ruas jalan tersebut. Selain jumlahnya cukup banyak, ukuran tumpukan sampah juga cukup besar hingga mengurangi ruang bagi kendaraan yang melintas."Tumpukan sampah hingga tujuh titik dan memakan badan jalan. Yang paling panjang ada sekitar 40 meter," tutur Opi.Usai berkoordinasi, petugas gabungan dari Polresta Bandung dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung langsung melakukan pembersihan di seluruh titik tumpukan sampah agar arus lalu lintas kembali lancar dan lingkungan menjadi lebih bersih.Meski demikian, Iptu Opi mengungkapkan bahwa persoalan sampah liar di jalur wisata tersebut masih terus berulang meski telah beberapa kali dibersihkan. Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, tumpukan sampah juga merusak pemandangan di sepanjang akses menuju objek wisata unggulan Kabupaten Bandung.Polresta Bandung mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di jalur wisata, agar kebersihan lingkungan tetap terjaga dan kenyamanan wisatawan selama masa libur sekolah tidak terganggu.(Ifal)
Bagikan: