INHU -- Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama tim gabungan terus melaksanakan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pulau Jum'at, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Jumat (25/9/2026). Operasi difokuskan pada area yang masih mengeluarkan asap guna memastikan kondisi benar-benar aman dan terkendali.
Baca juga: Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi dari FKUB Kota PematangsiantarDi lokasi, personel TNI AD, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Satpol PP bergerak bersama menyisir area terdampak. Hingga hari ini, sebagian besar lahan yang terbakar telah berhasil dipadamkan dan didinginkan, namun masih terdapat sekitar 40 hektare area yang memerlukan penanganan lanjutan karena masih ditemukan titik asap.
Baca juga: TPID dan PD Pasar Horas Jaya Mengadakan Operasi Pasar Murah, Daging Ayam Ras Dijual Rp40 Ribu per KgSejak pagi, tim gabungan bergerak menyusuri area yang sulit dijangkau sambil menggelar selang dan mengoperasikan berbagai peralatan pemadaman untuk menjangkau titik-titik asap yang berada di dalam lahan. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan guna mempercepat proses pendinginan dan mencegah munculnya kembali api di area yang telah dipadamkan.Pantauan di lapangan menunjukkan personel harus bekerja ekstra akibat medan yang cukup berat, cuaca panas, serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi. Meski demikian, seluruh unsur yang terlibat tetap berupaya menjaga efektivitas operasi pemadaman.
Baca juga: Secara Menyeluruh Tim Gabungan Bongkar Bangunan Liar di Kawasan Menara Pandang TeleSalah seorang personel yang bertugas di lokasi mengatakan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh titik asap dapat ditangani secara menyeluruh.
Baca juga: Kejari Halmahera Tengah Hidupkan Kembali Program JMS, Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini"Kami terus melakukan pemadaman dan pendinginan pada area yang masih mengeluarkan asap. Selain itu, tim juga membuka jalur akses agar pergerakan personel dan peralatan menuju titik sasaran dapat berlangsung lebih cepat dan efektif," ujarnya.Selain pemadaman, tim gabungan juga melakukan pemantauan intensif untuk memastikan tidak ada perkembangan titik api baru. Hingga saat ini, kegiatan pemadaman dan pendinginan masih terus berlangsung di lokasi.(dar)
Bagikan: